Beranda / Borneo Daily / South Borneo / Barito Putera Berambisi Sapu Bersih Kemenangan, Demi Menjaga Asa Promosi ke Super League

Barito Putera Berambisi Sapu Bersih Kemenangan, Demi Menjaga Asa Promosi ke Super League

BORNEOSIDE.COM – PS Barito Putera tidak sekadar mengejar kemenangan saat menjamu Persiku Kudus di Stadion 17 Mei, Minggu (29/3). Laga ini menjadi awal dari target besar tim untuk menyapu bersih seluruh pertandingan tersisa musim ini.

Kapten tim Rizky Pora menegaskan, seluruh pemain sudah satu visi untuk tidak lagi kehilangan poin.

“Semua pemain fokus untuk sisa enam pertandingan. Kami wajib memenangkan semua pertandingan sisa,” ujarnya.

Target tersebut menjadi bentuk keseriusan Barito Putera dalam menjaga peluang promosi ke Super League musim depan.

Saat ini, Laskar Antasari masih berada di posisi ketiga klasemen, terpaut tipis dari Persipura Jayapura dan masih dalam perburuan dengan PSS Sleman di puncak.

Situasi ini membuat tidak ada ruang untuk kesalahan. Satu hasil imbang apalagi kekalahan bisa membuat langkah Barito semakin berat.

Karena itu, kemenangan atas Persiku Kudus menjadi harga mati.

Dari sisi persiapan, tim pelatih memastikan kondisi pemain tetap terjaga. Meski sempat ada jeda kompetisi, para pemain hanya mendapat libur singkat dan langsung kembali berlatih.

Asisten pelatih Isnan Ali menyebut seluruh program latihan sudah disesuaikan dengan instruksi pelatih kepala Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues.

“Kami sudah persiapan dengan bagus, taktikal sudah jelas dan pemain memahami apa yang harus dilakukan di lapangan,” katanya.

Meski pelatih kepala kembali absen di laga ini, tim tetap mengandalkan arahan yang telah diberikan selama masa persiapan.

Barito Putera juga punya kepercayaan diri menghadapi Persiku Kudus, setelah memenangkan dua pertemuan sebelumnya musim ini.

Namun, dengan target menyapu bersih laga, tekanan justru datang dari dalam tim sendiri.

Barito tidak hanya dituntut menang, tetapi juga menjaga konsistensi di setiap pertandingan.

Apalagi sebelumnya tim sempat mengalami periode sulit tanpa kemenangan dalam enam laga beruntun.

Kini, momentum kebangkitan ingin terus dijaga.

Laga melawan Persiku Kudus menjadi langkah pertama dari ambisi besar tersebut—menang tanpa sisa, demi menjaga harapan promosi tetap hidup hingga akhir musim.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *