Beranda / Borneo Daily / North Borneo / Peduli Kesehatan Inklusif, BRI Serahkan Alat Bantu Dengar untuk Anak Anggota Kelompok Usaha Sepaku

Peduli Kesehatan Inklusif, BRI Serahkan Alat Bantu Dengar untuk Anak Anggota Kelompok Usaha Sepaku

BORNEOSIDE – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada seorang anak dari anggota Kelompok Usaha Sepaku Lokdamp. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung pada Rabu (8/7) di Panacea Clinic, Balikpapan.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Area Head (AH) BRI Area 1 Balikpapan, Eko H. Wijayanto, dengan didampingi oleh Branch Office Head (BOH) BRI BO Balikpapan Sudirman, Sudadi.

Penyerahan ini merupakan bagian dari aksi nyata BRI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kehidupan kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Melalui bantuan ini, penerima manfaat diharapkan dapat beraktivitas, belajar, dan berinteraksi dengan lebih baik, sehingga memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang demi meraih masa depan yang gemilang.

Eko H. Wijayanto menyampaikan bahwa BRI tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan keuangan, tetapi juga konsisten menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program sosial yang berdampak langsung.

“BRI berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penyerahan alat bantu dengar ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami untuk mendukung tumbuh kembang anak. Kami berharap bantuan ini mampu memberikan semangat baru agar ia dapat belajar dengan maksimal dan meraih cita-citanya,” ujar Eko.

Pada kesempatan yang sama, Sudadi menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat.

Langkah ini dilakukan agar program-program sosial BRI dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.

Melalui program pemberdayaan masyarakat dan TJSL yang berkelanjutan, BRI berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan yang inklusif sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai agen pembangunan (agent of development) yang hadir di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *